Pasar faktor produksi adalah pasar di mana perusahaan membeli input (tenaga kerja, tanah, dan modal) yang mereka butuhkan untuk menghasilkan output.
1. Permintaan Turunan (Derived Demand)
Poin terpenting dalam bab ini adalah bahwa permintaan akan faktor produksi adalah permintaan turunan. Artinya, perusahaan meminta tenaga kerja bukan karena mereka “menginginkan” pekerja itu sendiri, melainkan karena ada permintaan dari konsumen terhadap barang yang dihasilkan oleh pekerja tersebut.
2. Permintaan Tenaga Kerja
Bagaimana perusahaan memutuskan berapa banyak pekerja yang akan disewa? Mereka menggunakan konsep Nilai Produk Marjinal (Value of Marginal Product – VMPL).
- Marginal Product of Labor (MPL): Tambahan output dari satu pekerja tambahan.
- VMPL: $MPL \times \text{Harga Jual Produk}$.
- Aturan Keputusan: Perusahaan yang rasional akan terus menambah pekerja selama VMPL lebih besar atau sama dengan Upah (W).
3. Penawaran Tenaga Kerja
Penawaran tenaga kerja berasal dari individu yang membuat pilihan antara bekerja (mendapatkan upah) dan waktu luang (leisure).
- Jika upah naik, ada dua efek:
- Efek Substitusi: Bekerja menjadi lebih menarik dibanding waktu luang (menambah jam kerja).
- Efek Pendapatan: Karena sudah merasa kaya, individu ingin lebih banyak menikmati waktu luang (mengurangi jam kerja).
4. Faktor Produksi Lain: Tanah dan Modal
- Tanah: Imbalan bagi pemilik tanah disebut Sewa.
- Modal: Imbalan bagi penyedia modal disebut Bunga.
- Harga keseimbangan untuk sewa dan bunga ditentukan oleh interaksi penawaran dan permintaan masing-masing faktor tersebut di pasar.
Ringkasan Alur Ekonomi Mikro
Untuk menyatukan semua bab yang telah kita bahas, perhatikan alur logis ini:
- Individu (Bab 4) ingin kepuasan maksimal, sehingga mereka menciptakan Permintaan (Bab 2).
- Perusahaan (Bab 5) ingin untung maksimal, sehingga mereka melakukan Produksi dan menciptakan Penawaran (Bab 2).
- Keduanya bertemu di Pasar (Bab 6) untuk menentukan harga melalui Mekanisme Pasar (Bab 2) yang dipengaruhi oleh tingkat Elastisitas (Bab 3).
- Untuk berproduksi, perusahaan harus membeli input dari individu di Pasar Faktor Produksi (Bab 8).
- Jika pasar tidak bekerja dengan benar, terjadi Kegagalan Pasar (Bab 7) yang membutuhkan peran pemerintah.
