Bab ini membahas teknik dengan presisi paling ekstrem yang kita miliki saat ini dan bagaimana teori gravitasi Einstein memengaruhi pengukuran kita.
1. VLBI (Very Long Baseline Interferometry)
Meskipun satelit seperti Gaia sangat luar biasa, pengukuran posisi paling presisi di Bumi justru datang dari astronomi radio menggunakan teknik VLBI.
- Cara Kerja: Beberapa teleskop radio yang terpisah ribuan kilometer (bahkan antar benua) merekam sinyal dari objek yang sama secara bersamaan. Data kemudian digabungkan untuk mensimulasikan teleskop raksasa seukuran Bumi.
- Fungsi dalam Astrometri: VLBI digunakan untuk menentukan posisi Kuasar yang membentuk kerangka acuan ICRF (Bab 2). Presisinya mencapai tingkat di mana kita bisa mendeteksi pergeseran benua (lempeng tektonik) hanya dalam hitungan milimeter.
2. Efek Relativitas Umum dalam Astrometri
Pada tingkat presisi mikro-detik busur ($\mu\text{as}$), ruang angkasa tidak lagi terlihat “lurus”. Menurut teori Relativitas Umum Einstein, massa (seperti Matahari atau planet) melengkungkan ruang-waktu.
- Defleksi Cahaya: Cahaya dari bintang yang lewat di dekat Matahari akan sedikit membelok.
- Koreksi Relativistik: Tanpa menghitung pembelokan cahaya ini, data dari satelit seperti Gaia akan salah total. Astrometri modern harus menyertakan perhitungan relativitas untuk mendapatkan posisi bintang yang “sebenarnya” tanpa gangguan gravitasi benda-benda di Tata Surya kita.
Bab 7: Masa Depan dan Warisan Data Gaia ๐
Astrometri saat ini berada di “Era Emas” berkat ketersediaan data besar (Big Data).
1. Katalog Gaia (DR3 dan Seterusnya)
Setiap beberapa tahun, misi Gaia merilis data baru (Data Release/DR).
- DR3 (Data Release 3): Tidak hanya posisi, tapi juga menyertakan komposisi kimia bintang, suhu, dan klasifikasi objek.
- Warisan: Data ini akan digunakan oleh para astronom selama berpuluh-puluh tahun ke depan untuk menguji teori pembentukan galaksi dan mencari planet baru.
2. Misi Masa Depan
Ilmuwan sudah mulai merencanakan misi astrometri generasi berikutnya, seperti:
- Astrometri Inframerah: Untuk melihat menembus debu tebal di pusat Galaksi Bima Sakti (yang tidak bisa ditembus oleh cahaya tampak Gaia).
- Peningkatan Presisi: Target berikutnya adalah mencapai tingkat nano-detik busur, yang akan memungkinkan kita melihat gerakan orbital planet-planet kecil seukuran Bumi di sistem bintang lain secara langsung.
Ringkasan Akhir: Mengapa Astrometri Penting bagi Anda?
Mungkin terasa jauh di angkasa, namun Astrometri adalah alasan mengapa:
- GPS Anda Akurat: Tanpa kerangka acuan ICRF dan pemahaman rotasi Bumi dari astrometri, sistem navigasi satelit akan meleset ratusan meter dalam sehari.
- Kita Memahami Skala Alam Semesta: Astrometri adalah anak tangga pertama dalam “Tangga Jarak Kosmik”. Tanpa jarak yang akurat ke bintang, kita tidak akan pernah tahu seberapa besar atau seberapa tua alam semesta ini.
- Keamanan Bumi: Astrometri adalah alat utama untuk melacak asteroid yang berpotensi menabrak Bumi.
