1. Latar Belakang

Kurangnya minat baca pada anak usia sekolah dasar seringkali disebabkan oleh kegiatan belajar yang kurang menarik dan peran guru yang jarang memberikan tantangan dalam membaca maupun menulis. Literasi bukan sekadar kemampuan mengeja, melainkan kemampuan mengolah informasi untuk mengembangkan pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

2. Inti Program 6M

Program 6M dirancang untuk mengaktifkan siswa melalui interaksi langsung dengan lingkungan sekitar, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Keenam tahapan tersebut adalah:

  • Mengamati (Observe): Siswa diajak untuk peka terhadap lingkungan sekitar guna mencari ide atau informasi awal.
  • Mencipta (Create): Berdasarkan hasil pengamatan, siswa didorong untuk menghasilkan sebuah karya tulis atau produk kreatif lainnya.
  • Mengomunikasikan (Communicate): Siswa menyampaikan atau mempresentasikan hasil karyanya kepada teman sebaya atau guru.
  • Mengapresiasi (Appreciate): Tahap di mana siswa belajar menghargai hasil karya orang lain, yang bertujuan untuk menumbuhkan sikap positif dan empati.
  • Membukukan (Post): Karya-karya yang telah dibuat dikumpulkan dan didokumentasikan, misalnya dalam bentuk kliping atau folder portofolio.
  • Memamerkan (Demonstrate): Hasil karya dipajang di area kelas atau sekolah agar dapat dilihat oleh publik, yang berfungsi untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa.

3. Dampak dan Manfaat

Implementasi program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi (membaca dan menulis), tetapi juga membentuk karakter siswa agar menjadi lebih kritis, kreatif, dan berani. Dengan menjadikan program ini sebagai bagian dari pembelajaran harian, guru dapat menciptakan lingkungan sekolah yang “kaya literasi” tanpa memerlukan biaya besar, melainkan hanya membutuhkan kemauan dan kreativitas guru.

4. Kesimpulan

Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya literasi harus ditanamkan sejak dini di sekolah dasar melalui metode yang mengintegrasikan materi pembelajaran dengan aktivitas nyata, sehingga siswa terbiasa mencari dan mengolah informasi secara mandiri guna bersaing di dunia modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *