Ebook sebagai Alternatif Solusi Mahalnya Buku
"Mendiknas memperkirakan, harga cetak buku tidak akan melampaui Rp.8.000,00 per buku. Sekarang ini, kata dia, harga buku-buku untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs rata-rata Rp.25.000,00. "Jadi harga buku itu menjadi sepertiganya saja."
(Ref: http://www.depdiknas.go.id)
Kenyataan Bagaimana?
Saran-Saran dari MailingListPendidikanNetwork
Wed Jul 2, 2008 12:38 pm
"Asep Suhendar"
MailingListPendidikanNetwork@yahoogroups.com
BSE depdiknas beneran apa bohong?
Selamat siang Rekan MailingListPendidikanNetwork,
Pada hari Rabu 2 Juli 2008 saya mengakses situs http://bse.depdiknas.go.id untuk mendownload buku pelajaran Matematika SMP, namun setiap kali mendownload buku setelah mengisikan identitas yang keluar cuma menu “Kembali”, saya coba berkali-kali hasilnya tetap sama, tidak ada kelanjutannya.
Untuk itu saya mohon bantuan dari Rekan milis yang mempunyai pengalaman download buku di bse.depdiknas, apakah ini saya yang salah, atau situs bse-nya lagi error atau iklan di tv bohong (masa sih mesti saya yang salah)?
Sekali lagi mohon bantuan rekan milis.
Oh iya info sedikit.. ada banyak link pembelajaran B. Inggris, infonya ada di http://rombel.net ruang English Laboratory.
Asep Suhendar
http://asepsuhendar.info
MailingListPendidikanNetwork@yahoogroups.com
From: "prekdale" MailingListPendidikanNetwork-owner@yahoogroups.com
Yth. Asep Suhendar,
Hari pertama saya coba masuk ke halaman http://bse.depdiknas.go.id
saja beberapa kali saya gagal. Saya kira Internet atau server lagi
lambat.
Hari berikut saya dapat membaca http://bse.depdiknas.go.id tetapi
saya tidak coba dowload karena prosesnya kelihatannya akan membuat
capai (dan saya hanya ingin melihat caranya saja).
Terus terang, saya kurang tertarik dengan sistem EBook ini karena
saya takut buku online hanya akan membesarkan jaraknya antara yang
punya dan yang tidak punya (hanya berguna untuk sebagian kecil
masyarakat [kalau berguna]).
http://pendidikan.net/journalpendidikan.html#bukuonline
Salam Pendidikan
Phillip R.
From: "yan yacoeb"
wah, itu sih emang ga bisa kebaca pa' datanya. mungkin ada kode khusus kali dari diknasnya. ato ga emg sebenar nya kuatir disalah gunakan juga jd blom bener2 disebar luaskan u/ publik. ato ga data master nya lom kelar kaliu/ diarsipkan ...
Re: BSE depdiknas beneran apa bohong?
Friday, July 4, 2008 2:25 AM
From: "janbsc_sby"
Yth.Teman-teman milist yan peduli pendidikan di tempat.
Kejadian yang dialami oleh bapak Suhendar sama dengan yang saya
alami, sampai-sampai saya mencoba untuk ngenat di warnet, mungkin
spedy dirumah yang lambat! eh.... ternyata setelah di warnet dan
membuka situs "bse.depdiknas.go.id" hasilya juga sama yaitu sama-
sama tidak bisa dibuka atau di douwnload, saya tanya sama yang jaga
warnetnya ,saya yang salah atau memang situsnya yang tidak dapat
dibuka,yang jagapun geleng kepala.
Nah sekarang timbul pertanyaan,apakah pemerintah ini mau main-main
dengan rakyatnya,katanya buku gratis karena hak ciptanya sudah di
beli pemerintah,dan masyarakat dapat mengakses lewat internet,tapi
kenyataanya sampai sekarang banyak yang kesulitan untuk
mengakses,kalau begini caranya bagaimana kita dapat maju ?
Baik, sekarang coba kita positif thingking sama pemerintah terutama
depdiknas, kalau semua buku lewat internet apakah semua wali murid
dapat menggunakan internet terutama yang perada di daerah yang tidak
ada jaringan internetnya,kira-kira logis tidak jalan pikiran
pemerintah ini ? contoh sederhana saja di kelurahan tempat aku
mengajar jaitu kelurahan Bulak Banteng,Kecamatan Kenjeran
Surabaya,belum ada warnet yang buka,itu yang masih di kota
Surabaya,belum lagi di daerah yang terpencil lainya.
Oh.... mengapa sekolah yang sudah susah ini tambah di bikin susah ?
Mengapa kao tidak langsung saja seperti zaman tahun 75'an meskipun
sekolah sulit tapi buku-buku dapat pinjam di perpustakaan
sekolah,saya kira ini adalah sesuatu yang mudah tetapi di bikin
sulit.
Teman-teman milist yang saya hormati,kalau teman-teman sudah ada
yang mendwounload Buku Sekolah Elektronik tolong bagi-bagi ilmunya.
Sekian terima kasih.
Hormat Kami
Janny .M
From: "Khatib A. Latief"
MailingListPendidikanNetwork@yahoogroups.com
Dear sahabat-sahabat semua,
Saya berhasil mendownload buku Matematik 5. Namun memang agak lambat; selesai download mulai dari cover depan sampai belakang total waktu yang diperlukan 30 menit. Yang menark tentu kalau buku ini kita download hanya untuk digunakan anak sendiri atau adik atau hanya untuk satu buku, lalu kemudian di print, maka internet dan print out jauh lebih mahal dari harga buku yang dicetak penerbit.
Print full color dengan kertas lux di Aceh satu lembar Rp.10.000.-. At least kita print out color cover depan dan belakang, sudah Rp.20.000.- Print out black and white satu halaman line spacing double timbal balik Rp.800.- Buku Matematik yang download beberapa hari yang lalu total halaman termasuk pengantar dan semuanya 289 halaman. Dengan demikian biaya yang diperlukan semuanya adalah cover Rp.20.000 + Rp.115600 (print halaman 144 (289/2) x Rp.800) = Rp135.000.- Saya pikir harga buku cetak juga tidak jauh beda dengan ini. Gimana ini?
Re: BSE depdiknas beneran apa bohong?
Friday, July 4, 2008 4:19 PM
From: "vaandhaa"
Yth rekan-rekan.
Kelihatannya ide pemerintah itu baik, namun:
- tentu file2 (buku/pdf) ukurannya besar
- tidak semua sekolah connect to internet
- sulit untuk di download.
Saran:
- pemerintah membuat mirror servernya, misal: di Pekan Baru (untuk
Sumatera), Ujungpandang (untuk Indonesia Tengah), Mataram, untuk
bagian timur, sehingga beban server tidak berat.
- Cara lain, copy aja file2 buku2 tersebut ke dalam CD (700MB)/DVD
(4,3 GB), lalu kirim ke masing2 Diknas Propinsi dan Kabupaten. Lalu
tinggal copy CD/DVD nya di sekolah2. Dananya? sekalian aja kirim
CD/DVD blanknya. Lagi pula CD blank cuma Rp. 1.500,- gak perlu nunggu
dari pemerintah.
Salam,
http://vandha.wordpress.com
Friday, July 4, 2008 7:15 PM
From: "erus effendi" MailingListPendidikanNetwork@yahoogroups.com
salam untuk semua,
ini sebenarnya yang saya sendiri pun sangat dikeluhkan.... mungkin maaf jika saya berbicara agak berapi-api... kenapa dinegara ini selalu membuat atau ada celah... yaitu kesempatan... alangkah baiknya buku yang sudah dipubliskan selain disebarkan lewat internet alangkah baiknya dibuat kepingan dalam cd dan sebarkan secara luas melalui toko buku, perpustakaan bahkan kalo bisa warnet.
yang saat ini dilakukan hanya diberikan kepada undangan khusus yang hadir kediknas melalui perwakilan katanya (saya mengutip berita di kompas beberapa minggu yang lalu).
berapa lama tuh sampai ke pihak yang membutuhkan... apalagi diperkuat jika dokumen tersebut pun sampai sekolah mungkin sekolah perlu menunggu biaya dulu untuk membuat cetakannya.
saya berharap melalui seperti jaringan mailing list ini bisa dimanfaatkan dan bisa mendapatkan file dan itu mungkin cepat sampai ke masyarakat kecil melalui member kita ini. saya yakin kita semua bisa membantu pemerintah untuk mencerdaskan bangsa.
seharusnya jaringan mailing list ini perlu disampaikan ke diknas bahwa berita dan informasi yang sifatnya ingin sampai dengan cepat kepelosok negeri gunakan mailing list ini.
mudah-mudahan ini bisa menjadi jalan keluar dan saya yakin yang dilakukan diknas adalah penuh kejujuran dan tanggungjawab... untuk itu kepada team administrator jika memang mailing list ini belum terdaftar dan diketahui diknas mohon kesediaanya menyampaikan berita ini.
saya mencoba membuat link melalui blog saya http://komppos1.multiply.com/links/item/3/Buku_Pelajaran_Digital
mengenai alamat BUKU ELEKTRONIK dari alamat dibawah ini :
http://bse.depdiknas.go.id/
salam
erus
librarian
depdiknas beneran apa bohong?
Saturday, July 5, 2008 9:15 AM
From: "pandapotan harahap"
To: MailingListPendidikanNetwork@yahoogroups.com
solusi yang mungkin:
- CD/DVD file2nya kirim aja ke tiap kabupaten
- printer (kalo bisa laser) disiapkan di tiap sekolah
- CD/DVD blank (bisa juga) disiapkan di sekolah2, atau sekolah beli sendiri
- Copy aja CD/DVD nya. Siswa yang butuh silakan bawa CD/DVD blanknya masing2.
gampang kan.........?
Re: BSE depdiknas beneran apa bohong?
Sunday, July 6, 2008 1:45 AM
From: "sheila syarah"
Saya setuju bgt dg pendapat Anda. Ebook hanya akan menambah jarak yg sdh terbentang. Apalagi mengingat blm smua siswa atau lapisan masyarakat yg menguasai internet. Indonesia membutuhkan sistem pendidikan yg mencerdaskan bangsa sbg generasi penerus bangsa. Buku sbg modal penting dlm pendidikan, jgn dianggap enteng keberadaannya. Saya sbnrnya setuju sekali dg program dmulai dr diri kita sendiri..membagikan satu buku kepada satu orang. Mgkn, itu akan lbh kena atau menyentuh setiap orang.
Barangkali Solusinya Adalah CD/DVD Yang jelas percuma membuat Ebook Sekolah di Web! (Ref: BSE Berguna?)
Sampaikan Saran Anda Ke DepDikNas (Link Umpan Balik Tidak Aktif - Mengapa?)
Atau Ke: MailingListPendidikanNetwork
Bagaimana Manfaatnya Perpustakaan Digital? (Coba Perpustakaan DikNas)
Apakah E-Pendidikan Adalah Mimpi?
Internet Masuk Sekolah
Sumber Lain Pengalaman Rakyat:
"Gagal download Buku Sekolah Elektronik"
"Minta Ampun Lamanya"
"Beberapa Kelemahan Teknis Mendasar BSE"
|